Kamis, 27 Oktober 2011

Sayapku Perih Mencarimu

aku burung malam yang terbang mengitari separuh bumi.
sekedar mencari sahabat sejati yang kian lenyap di telan sunyi
aku letih, sayapku perih
terluka tertusuk, duri mawar rimba, 
 
hai awan wajahmu kelam menghitam
apa hatimu sedang muram?
apa kau tau di mana sahabat hati
aku lelah mencari..?
ah sia sia saja kutanya padamu
kau tak pernah perduli, hidup matiku juga tak kau pedulikan lagi 
 
sahabat hati,di mana kau sembunyi..?
di hutan, atau di gunung?
aku mencarimu, membelah gunung, mendongkel karang
menebas hutan, tak ada setitik jua jejakmu
aku tersesat di gurun tanpa bintang..
aku rindu rintik hujan
aku rindu sejuk embun yang lelehkan rajah rajah yang menikam ulu hati 
 
tusukkan saja belati di dadaku ini…..!!
lalu tenggelamkan dalam getah empedu
biarkan karam dalam hitam tinta kehidupan
tusukkan yang dalam, dera saja ragaku dengan ribuan sayat sembilu 
 
biar berakhir semua penantian
biar berakhir semua pencarian.
aku ingin tidur, aku letih, biarkan aku tidur di sudut hati yang terperih,
aku lelah aku ingin tidur di bawah langit yang tak lagi indah..
dan tak lagi ingin melihat pagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar